Produk HDI Atasi Amandel dan Radang Tenggorokan

Apa itu Amandel?

Amandel sehat vs Radang Amandel
Amandel atau tonsil merupakan kumpulan jaringan limfoid yang terletak pada kerongkongan di belakang kedua ujung lipatan belakang mulut. Amandel merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh kita yang didesain untuk melindungi tubuh dengan menjebak bakteri atau virus yang berusaha masuk ke tubuh kita melalui mulut.

Dikarenakan lingkungan luar yang semakin tidak sehat, paparan infeksi terhadap tubuh makin sering dan dalam fase yang makin parah sehingga amandel tidak mampu menghadapi. Ketika tak lagi mampu melawan, amandel justru terinfeksi. Hal inilah yang disebut radang amandel atau tonsilitis. Penyakit ini merupakan salah satu gangguan THT (Telinga Hidung & Tenggorokan). Radang amandel dapat bersifat akut atau kronis.

Radang amandel biasanya disebabkan oleh virus yang juga penyebab sakit flu biasa. Bisa juga disebabkan oleh bakteri jenis tertentu. Sebagai contoh, strep throat, sejenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang disebut streptokokus. Sementara radang tenggorokan berarti dinding tenggorokan menebal atau bengkak, berwarna lebih merah, ada bintik-bintik putih dan terasa sakit ketika menelan makanan. Sebenarnya, radang tenggorokan diperkirakan 80% disebabkan oleh virus.

Gejala-gejala yang dapat dikenali pada penderita radang tenggorokan ataupun radang amandel yaitu nyeri saat menelan diikuti dengan batuk, demam, pilek dan pembesaran kelenjar getah bening, juga terlihat bintik-bintik putih. bernanah pada kelenjar amandelnya yang disertai pembesaran kelenjar amandel  dan amandel berubah menjadi merah diiringi perubahan pada suara serta sakit pada kerongkongan dan cenderung semakin parah. Bila sakit tenggorokan ini disertai dengan kemerahan pada kulit, kemungkinan ini penyakit Demam Skarlatina yang sering mengenai anak-anak antara umur 5-11 tahun, penyakit ini membutuhkan pengobatan antibiotika. Sementara amandel akan lebih menjadi lebih mudah dilihat saat sudah meradang karena akan membengkak dan berwarna merah.

Jika sudah mengalami tanda-tanda seperti diatas alangkah baiknya segera menemui dokter. Biasanya, dokter akan menggunakan sejenis tongkat kecil halus untuk mengorek sedikit cairan sampel yang ada pada amandel kita dan juga kerongkongan bagian belakang. Sampel itu kemudian akan diuji apakah bakteri penyebab amandel ada didalam cairan tersebut. Tes ini dilakukan dengan cepat dan mudah.

Bagaimana Mengatasi Radang Amandel? 

Radang amandel merupakan penyakit menular. Bersin dan batuk mengakibatkan penyebaran bakteri penyebab penyakit amandel berpindah dari satu individu ke individu lainnya. berikut cara mencegah agar kita tidak tertular radang ini:
  1. Sering mencuci tangan, minimal 5 kali dalam sehari.
  2. Jangan berbagi gelas, alat makan, sikat gigi, atau lainnya, dengan penderita radang amandel.
  3. Jika memnderita radang amandel, pisahkan barang-barang dan jangan memakainya bersama-sama dengan orang lain.
  4. Sesudah sembuh dari radang tenggorokan, gantilah sikat gigi dengan yang baru.

Apa Yang Dapat Kita Lakukan Jika Amandel Meradang?

 

Jika kita mengalami radang tenggorokan, perbanyak minum air putih dan istirahat. Jika ada, minumlah acetaminophen atau ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit. Jangan meminum aspirin atau produk obat lainnya yang mengandung aspirin. Obat-obatan yang mengandung aspirin dapat memicu sindrom reye, penyakit yang cenderung menyebabkan komplikasi serius.

Hubungi dokter jika sakit yang dirasa bertambah parah, contohnya, jika kesulitan bernapas atau menelan sesuatu. Bicarakan apabila demam kembali menyerang atau jika dalam beberapa hari sakit tak kunjung sembuh. Hindari merokok atau hal lain yang menyebabkan kerongkongan mengalami iritasi. Sangat baik meminum banyak cairan. Pilihlah makanan yang lebih lembut untuk dimakan, seperti es krim, bubur apel, air yang mengandung kalori seperti jus buah, milkshake, dan sup. 

Apabila radang amandel kronis dengan pembengkakan tonsil yang terlalu besar sehingga mengakibatkan terganggunya jalan pernapasan, atau munculnya komplikasi, biasanya akan memerlukan pembedahan atau operasi untuk mengeluarkan tonsil. Apabila terjadi peradangan kronis disarankan untuk berkonsultasi ke dokter THT untuk penanganan dan tindakan lebih lanjut.

Peranan Produk HDI dalam Mengatasi Radang Amandel  

Produk-produk perlebahan HDI yang banyak mengandung nutrisi penting bagi tubuh, secara alami mampu menyerap dan memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. HDI Bee Propolis sebagai sumber antioksidan yang tinggi mampu melawan virus yang berbahaya di dalam tubuh kita. Kandungan polifenolnya berfungsi sebagai anti bakteri, anti virus, antioksidan dan dapat membantu meningkatkan produksi serta aktivitas sel-sel imun. HDI Clover Honey selain juga sebagai anti oksidan, kandungan nutrisi dalam madu seperti vitamin C, asam organik, enzim, asam fenolik dapat menghambat bakteri yang merugikan dan juga dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri yang menguntungkan serta sebagai sumber energi yang baik.

Testimoni Penderita Radang Amandel & Radang Tenggorokan (akan di posting segera)

Postingan Populer